8 Komentar

[Chapter 2] Cool & Natural

Tittle : Cool and Natural

 

Chapter : Second Chapter.

 

Author : Choi Jinyeong

Casts :

  • Jung Soojung [Krystal] (F(x))
  • Lee Junho (2PM)

Cameos :

  • f(x)’s member

 

Genre : Romance | Friendship.

 

Rating : PG-13

 

Length :

Chaptered.

 

Warning : CANON | OOC | FAIL! | TYPO.

oOo

 

Hari ini sudah larut malam namun Krystal masih belum juga menutup kedua matanya. Secercah perasaan aneh itu datang kembali dan mengganggu pikirannya.

Ia merindukan pemuda itu lagi dengan tidak wajar. Bahkan ia berdoa dalam hati agar mereka bisa bertemu lagi一walau ia tahu sangat kecil kemungkinannya karena mereka berdua berbeda agensi, tidak seperti Minho dan Krystal. Perasaan aneh ini…

Bolehkah ia menyimpulkan bahwa ini perasaan suka? Jika ia tidak menyukainya kenapa bayang Junho selalu menghadiri pikirannya? Kenapa ia merindukannya dengan buruk padahal pagi hari tadi ia bertemu dengannya?

Itu sangat aneh.

Aneh dan menyakitkan…

 

***

“Sulli, Vic-eomma dimana?”

Sulli melirik Krystal yang berdiri di hadapannya yang sedang santai makan camilan sambil nonton TV, “Qian-eomma keluar tadi.” Jawabnya dengan mulut penuh camilan.

“Kau nonton apa, sih?” Tanya Krystal kemudian menoleh ke arah TV.

Dream Team. Soojung minggir!” Teriak Sulli yang mendorong Krystal agar tidak menutupi televisi. “Jangan rusak acara nonton televisiku.”

Namun, bukan Krystal jika tidak jahil一sepertinya ia harus masuk dalam kuartet KyuLine sebagai anggota wanita pertama, Krystal menduduki sofa yang tadinya dikuasai Sulli secara penuh.

“Soojung!” Pekik Sulli kesal karena ia harus membagi wilayah kekuasaannya dengan Krystal. Gadis imut itu memasang raut wajah masam pada Krystal, tapi Krystal malah memeletkan lidahnya pada gadis yang seusia dengannya itu. Konflik lucu antar anak 94line. Yah, walau akhirnya kedua gadis belia itu malah berhenti berkelahi dan menonton televisi sebagai gantinya.

“Wow, Soojung! Disana kau ditolak Minho-oppa dua kali?” Tanya Sulli tidak percaya. Krystal hanya mengangguk namun kedua matanya masih fokus pada layar televisi.

“Ya. Minho-oppa terlalu gengsi untuk memilih yang lebih muda, kau tahu kan dia nyaman dengan noona? Dia merendahkanku, awalnya aku merasa terhina ditolak dua kali begitu, tapi akhirnya dia jadi pasanganku.” Cerita Krystal. Sulli hanya mangut-mangut, bukan berarti dia tidak paham sih… Minho kan memang nyaman dengan sosok noona, jadi pemuda itu merasa sedikit awkward dengan gadis yang lebih muda.

“Dan setelah itu kalian menang? Aku rasa tipe idealnya akan berubah.” Sulli tertawa meremehkan. Well, Sulli juga merasa terhina ketika Krystal terhina. Itu solidaritas 94line.

“Ya aku rasa akan begitu.”

Layar televisi menampilkan sosok pemuda bermata sipit yang sedang berpikir. Ini jadi membuat Krystal antusias menonton variety show itu. “… Aku memilih Krystal-ssi.”

“WOAAH!” Mendadak Sulli berteriak heboh. “Junho-oppa memilihmu? Bukan Hyo-eonni? Daebak!”

Krystal mengernyit, “Memangnya kenapa harus Hyo-eonni?” Tanyanya. Reflek Sulli menepuk kepala Krystal, “Hey Jinri! Kita seumuran jangan coba-coba memukul kepalaku!” Teriak Krystal lalu balas memukul kepala Sulli. Impas, 1-1.

Appo~” Keluh Sulli sambil memanyunkan bibir penuhnya. “Kau itu punya eonni di SNSD tapi tidak tahu rumor membernya, dasar aneh. Yoona-eonni bercerita kalau Hyoyeon-eonni menyukai Junho-oppa tahu! Katanya mereka pernah dinner berdua dan kabarnya Junho-oppa berpacaran dengan Hyo-eonni.”

Krystal speechless, “Mungkin… Mungkin itu cuma kabar burung Sulli.”

Sulli mengedikkan bahunya, “Mana kutahu.” Sulli melihat ke layar televisi lagi, “Sangchu-oppa merebut Ssica-eonni? Bagaimana bisa?”

Krystal melipat kedua tangannya menutupi perut. Sepertinya mood-nya jadi buruk karena mendengar rumor一yang ia yakin hanya gosip一tentang Hyoyeon dan Junho. “Sangchu-oppa meraih poin tertinggi. Jadi ia mengambil Ssica-eonni dari Minho-oppa. Lalu Minho-oppa terlihat sangat frustasi dan memilihku一”

“Dan Junho-oppa terlihat sangat frustasi dan memilih orang lain. Betul?” Potong Sulli dengan kepercayaan diri tinggi. Aku hanya mengangguk. “Reaksi Minho-oppa konyol sekali, tapi reaksi Junho-oppa sangat aneh.”

“Maksudmu?”

“Entahlah. Mungkin ia terlalu malu untuk bereaksi layaknya Minho-oppa.” Tebak Sulli kemudian memasukkan pop corn ke dalam mulutnya.

“Mungkin…” Lirih Krystal sementara kedua matanya melihat layar televisi yang menampilkan reaksi Junho ketika Minho mengambil-alih Krystal.

“Ekspresi Junho-oppa sangat manis menurutku. Andai kau dipasangkan dengan dia pasti akan lebih baik.” Celetuk Sulli. “Karena kurasa Junho-oppa dan Minho-oppa sama saja. Ambisius dan talk less do more, tipikal seorang pemenang.”

Krystal terlalu malas untuk menanggapi celetukan Sulli, yah walau ia akui apa yang dikatakan Sulli memang benar. Junho memiliki sifat yang serupa dengan Minho, hanya saja Krystal lebih merasa hangat pada sosok Junho, bukan Minho.

Tentu saja karena Krystal menyukainya. Namun, ia rasa perasaannya hanya one sided love. Apalagi jika kabar Junho dan Hyoyeon itu benar. Ia rasa ia harus membiasakan untuk tidak merindukan pemuda itu lagi, walau rasanya juga mustahil.

Drrt Drrt

Ponsel Krystal bergetar. Gadis itu mengambil ponsel dari saku hot pants-nya dan membaca pesan yang masuk dalam nomornya.

From : – Nomor Tidak Dikenal –

Krystal-ssi, namamu tercantum dalam Dream Team Episode 29. Hari itu aku dan Minho akan menjadi MC, jadi kau harus semangat, fighting!

2PM’s Junho.

Krystal membulatkan kedua matanya. “Omona!” Teriaknya senang sambil tertawa lebar.

“Kau ini kenapa, sih?” Protes Sulli yang masih duduk di sebelahnya一tentu saja ia merasa terganggu dengan Krystal yang berisik.

“Tidak apa!” Elak Krystal. Kali ini Krystal malah senyum-senyum sendiri.

“Ish, dasar gila!” Hina Sulli. Karena Krystal menunjukkan gelagat aneh一senyum-senyum kelewat batas, maka Sulli memutuskan untuk merebut ponsel berwarna pink dari tangan Krystal.

“SULLI!” Teriak Krystal panik. “SULLI KEMBALIKAN PONSELKU!”

Sulli-pun berlari dari ruang santai yang tentu saja dikejar Krystal. Gadis itu yakin ada kabar menggembirakan berlebihan yang membuat Krystal tersenyum dengan aneh, karena itu ia membuka SMS dan membaca message terbaru Krystal.

“Whoa一”

“Ish berikan ponselku!” Teriak Krystal kemudian merampas ponsel miliknya dari tangan Sulli yang lebih besar.

Sulli menepuk tangannya sambil tersenyum jahil, “Kau senang karena akan tampil pada Dream Team episode 29?”

Krystal mengangguk, mencoba menutupi kesenangan lain yang ia rasakan. “Kau benar一”

“Atau kau senang karena Junho-oppa yang men-texting-mu?”

GEEZ, SULLI HENTIKAN!” Teriak Krystal sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya一palm face一yang ia rasa akan memerah karena malu.

“Wah, wajahmu merah, Soojung. Jadi, itu benar?” Tanya Sulli polos. “Kau menyukai Junho-oppa?”

“SULLI!”

“Satu yang fans kita belum tahu, ternyata Ice Princess mereka bisa malu juga, ya?”

 

***

To : Junho-oppa

Maaf aku baru membalas texting-mu, Oppa. Benarkah aku akan diundang ke Dream Team lagi? Terima kasih sudah memberi tahuku.

Klik.

Krystal menempelkan ponselnya di dada. Ia perlahan melorot hingga terduduk di lantai, sementara punggungnya ia sandarkan pada pintu kamarnya. Ia tersenyum penuh arti.

‘Aku rasa aku tidak mungkin melupakannya begitu saja. Junho-oppa memberiku harapan terlalu banyak.’ Batin Krystal. Ia menutup kedua matanya, meresapi euforia cinta sepihak yang ia rasakan.

Cinta…

Benarkah itu cinta?

***

From : Krystal

Maaf aku baru membalas texting-mu, Oppa. Benarkah aku akan diundang ke Dream Team lagi? Terima kasih sudah memberi tahuku.

Junho membaca pesan yang baru saja masuk ke handphone-nya dengan antusias. Awalnya Junho memang merasa khawatir karena Krystal lama sekali membalas texting-nya一sejujurnya yang paling ia takutkan adalah Taecyeon yang memberikannya nomor telepon palsu.

Pemuda itu membalas pesan dari Krystal.

To : Krystal

Ya. Sama-sama Krystallie. Mari kita berjuang sama-sama!

KLIK!

Krystallie, ia pikir nama itu manis juga. Sesuai dengan sang pemilik nama yang polos, manis, dan cantik, namun tetap kuat, ambisius, dan percaya diri.

Junho mengacak rambutnya, “Kenapa aku jadi berpikir yang tidak-tidak begini, sih?”

Sebenarnya, tanpa一perlu一Junho tahu, ada sesuatu yang menarik dirinya untuk tergiur pada sosok gadis belia itu.

Sesuatu yang bergerak dengan tenang dan wajar.

***

Krystal masih bergelung dalam selimutnya menikmati indahnya mimpi dalam dunia kapuk. Sesaat yang lalu jam weker-nya berbunyi dengan suara nan cempreng yang khas, namun naas… Bukannya bangun, Krystal malah membanting jam weker itu dan membuatnya pecah berpuing-puing di lantai.

Jarum terpanjang jam dinding tepat berada di angka dua belas, sementara jarum pendeknya berada di angka sembilan. Namun, gadis itu masih belum bangun juga. Wajar saja, semalam Krystal一dan rekannya di f(x)一sedang lembur untuk syuting video musik terbaru mereka一NU ABO一dan itu menghabiskan waktu hampir 24 jam penuh. Jelas saja jika si magnae kelelahan, kan?

MYSTERY MYSTERY

Molla Molla ajig naneun molla

Gibon gibon saranggongshik

Saramdeure ibyeolgongshik

“GAAAAAAAH!” Krystal berteriak dengan kalap. Siapa yang tidak kesal setengah mati ketika kau baru tidur dua jam tiba-tiba bunyi ponsel dengan ringtone eksentrik membangunkanmu dari tidur? “AKU BARU TIDUR SEBENTAR, BODOH!” Teriak Krystal lagi. Masa bodoh dengan suara high pitch-nya yang bersaing dengan reff lagu baru f(x)一NU ABO一tersebut. Mau tak mau kedua mata yang masih merah itu terbuka dan dengan segera saja ia mengambil ponsel yang berada di laci dekat ranjang-nya.

PIK!

From : Junho-oppa

Aku dengar hari ini comeback music video f(x) baru selesai? Selamat ya~

Krystal memandang layar ponselnya dengan datar. Sebenarnya ini spesial sekali…

Sudah 6 hari berlalu sejak ia bertemu dengan Junho di Dream Team. Yang ia ingat hanya hairstyle Junho yang berubah一pemuda itu mengecat rambutnya dengan warna oranye一sisanya masih sama. Sayang sekali ia tidak sempat berkata apapun padanya karena mendadak Minho mendekat padanya dan Hyoyeon selalu menempel pada Junho kemanapun ia pergi. Wajar jika Krystal kecewa.

Krystal duduk di ranjangnya dan mengetik sebuah message sebagai balasan.

To : Junho-oppa

Terimakasih. Aku sangat lelah sekarang.

Send

Tak menunggu waktu lama ponsel Krystal berdering lagi. Seperti yang ia duga, message dari Junho.

From : Junho-oppa

Aku mengganggumu? Maaf kalau begitu.

Krystal menipiskan bibirnya. Tidak sepenuhnya mengganggu sih, andai ini benar-benar mengganggu Krystal pasti tidak akan membalas texting-nya.

To : Junho-oppa

Tidak. Ngomong-ngomong, akan lebih baik jika oppa memberi selamat pada SNSD-sunbaenim atas comeback mereka.

PIK!

Krystal meletakkan ponselnya di atas laci, sementara ia turun dari kasurnya. Masih dengan piyama-nya ia berjalan menuju kamar mandi.

Ia berjalan tergopoh-gopoh karena terlalu lelah. Walau menyanyi dan menari adalah pekerjaannya, ini sudah melewati batas hingga membuatnya hampir drop. Gadis itu mencuci wajahnya dengan air keran, menyapukan air berkali-kali pada permukaan kulit wajahnya.

Krystal berkaca pada cermin di hadapannya. Melihat baik-baik bayangan maya yang ada di depannya一bayangannya sendiri.

‘Apa iya Hyoyeon-eonni lebih cantik dariku?’ Batinnya sambil tersenyum datar seakan ia memiliki terlalu banyak kekurangan dibanding Hyoyeon.

Krystal menutupi kedua telinganya dengan sepasang tangan miliknya begitu mendengar ringtone eksentrik ponselnya berdering kembali. “Demi tuhan ini berisik sekali! Aku rasa aku harus merubah nada ponselku.” Pikirnya lalu kembali menuju kamarnya.

Ia mengambil ponselnya dan membuka message baru dari ponselnya.

From : Junho-oppa

Apa aku harus? Kekeke~ aku saja tidak tahu kapan mereka comeback.

“Huh?” Dengus Krystal.

To : Junho-oppa

Lalu bagaimana bisa oppa tahu hari ini kami telah syuting video musik?

KLIK!

Ish, Junho aneh. Jika dia benar ada hubungan dengan Hyoyeon harusnya ia tahu segala hal yang ada sangkut pautnya dengan gadis itu, kan?

MYSTERY MYSTE一

From : Junho-oppa

Aku mengikuti perkembangan musik kalian, karena menurutku satu girl group yang paling menarik adalah f(x). Kekeke~

Alasan Junho spontan membuat Krystal tersenyum kecil一yang jauh di dalamnya terdapat kebahagiaan besar disana. Junho memang lucu. Jadi, jangan tanya kenapa saat ini Krystal tertawa.

Jemarinya bergerak aktif di atas keypad ponselnya.

To : Junho-oppa

Terima kasih, oppa. Aku tersanjung.

 

***

Pertengahan tahun 2011…

Lima orang gadis sedang berlatih dance dan olah vokal di sebuah ruangan khusus milik SM Entertainment一agensi yang menaungi mereka. Bagian kiri, kanan, dan depan ruangan tersebut adalah cermin, sehingga gerakan lincah gadis-gadis itu dapat terlihat jelas, sementara background-nya adalah langit biru yang dihiasi awan-awan lembut berwarna putih yang menenangkan pikiran sejenak.

Remember me~”

Krystal menutup Danger一lagu comeback mereka kali ini一se-perfect yang ia bisa. Peluh bercucuran di keningnya pertanda bahwa ia amat sangat lelah. Begitupula keempat member lainnya, khususnya Victoria dan Luna yang sudah bekerja semaksimal mungkin.

“Kerja bagus, dongsaengdeul!” Seru Victoria sambil memeluk keempat gadis yang telah ia anggap sebagai adiknya tersebut. “Semoga untuk hari ini kita bisa menang di ajang musik lagi.”

Ne, eomma.” Sahut Sulli yang kini meringkuk di atas lantai kayu tersebut. “Semoga Tuhan mengabulkan doa eomma.”

“Choi Ssul! Dasar menyebalkan!” Dengus Victoria pura-pura kesal yang disambut tertawaan member lainnya. Saat ini kelimanya yang telah lelah latihan menselonjorkan kakinya di atas lantai dengan nafas terengah-engah. Lelah? Tentu saja, namun ini terlalu biasa bagi seorang artis.

Amber mengambil notebook-nya dari tas yang berada di pojok ruangan.

“Untuk apa kau mengeluarkan notebook?” Tanya Luna heran.

Amber terkekeh, “Tidak… Aku hanya ingin tahu bagaimana tanggapan para fans sejak 2 hari video musik Danger kita keluar.”

“Oh…” Luna membulatkan bibir tebalnya. Luna, Sulli, dan Victoria makin merapatkan posisi duduk mereka pada Amber一well, mereka juga ingin tahu komentar para fans tentang comeback mereka. Krystal hanya memandang keempatnya dari depan, masih dengan kaki yang diselonjorkan.

“Eh iya, Kry.” Ekor mata Amber melirik Krystal. “Tadi ketika aku mengambil ini, kudengar ponselmu berbunyi. Mungkin ada texting.”

Krystal bangkit dari duduknya dengan ogah-ogahan. Ia kemudian berjalan ke pojok ruangan dan mengambil ponsel dalam tasnya yang berwarna merah. Benar kata Amber, memang ada sebuah message.

From : -Nomor tidak dikenal-

Krystal kami mempertimbangkanmu untuk bergabung dalam album terbaru kami. Jika kau pribadi deal, maka aku akan mengajukannya pada pihak SM. Tolong kau beri kepastian secepatnya.

2PM’s Taecyeon.

What?” Krystal tidak dapat menahan rasa tidak percayanya. Ia menutupi bibirnya dengan telapak tangan kanan sementara tangan yang lain memegang ponsel.

Ia membalas message dari Taecyeon一calon kakak mertuanya.

To : Taecyeon-oppa

Oppa serius? Aku akan sangat senang melakukannya.

PIK!

Ketika pesan terkirim Krystal menyentuh dadanya. Aigo, it is still surprising!

Boyband sekaliber 2PM mengajaknya bekerja-sama? Terlalu imajinatif.

Eonnideul.” Panggil Krystal pada kakak-kakaknya lirih. Luna, Sulli, Amber, dan Victoria menoleh.

“Ada apa?” Tanya Sulli yang一mungkin一merasa sedikit terganggu. Ia sedang membaca komentar fans mengenai video musik f(x) tiba-tiba Krystal mengacaukannya.

“Apa benar 2PM akan merilis album baru?” Tanya Krystal yang masih merasa layaknya di awang-awang.

Luna merubah posisi tengkurapnya menjadi duduk. “Hm, aku dengar iya. Mereka sedang dalam proses rekaman. Waeyo?”

“2PM-oppadeul mengajakku menyumbangkan suara dalam lagu comeback mereka.” Ujar Krystal yang berhasil membuat keempat pasang mata itu melotot.

“APA?” Keempatnya berteriak layaknya paduan suara. Krystal hanya mengangguk dengan perasaan campur aduk.

Ddaraddaraddaddadda jjaritjjarithal一

From : Taecyeon-oppa

Kami serius. Tapi, apa tidak apa-apa kau mendapat jatah hanya 10 kata dalam lagu kami?

Krystal mem-pout bibirnya. “Taecyeon-oppa berkata kalau mereka serius. Tapi, aku hanya mendapat jatah 10 kata dalam lagu mereka.”

“Kry!” Amber berdiri dari posisi telungkupnya. Ia mendekat pada Krystal. “Ini pekerjaanmu. Kau juga pasti senang kan membantu oppadeul? Karena sepertinya mereka sangat butuh sosok sepertimu.”

“Kau hebat lho… Kau satu-satunya dari kami yang menarik grup dari luar agensi untuk memakai jasa suaramu. Itu mengagumkan.” Sambung Amber sambil mengelus rambut si magnae.

“Itu benar.” Timpal Victoria. “Jadi kau tahu harus melakukan apa, bukan?”

Krystal mengangguk. “Menerima tawaran itu, kan eomma?” Victoria tersenyum simpul mendengar respon Krystal.

“Yap. Semoga kau sukses dengan 2PM!” Seru Amber kemudian menjabat tangan Krystal.

“Khususnya dengan Junho-oppa!” Celetuk Sulli tanpa dosa.

Krystal merasa wajahnya memerah. “CHOI SSUL!” Teriaknya malu-malu.

“Huh? Memang ada apa dengan Krystal dan Junho?” Tanya Victoria saling pandang dengan Luna dan Amber yang sepertinya juga tak tahu apa-apa. “Choi Ssul, jelaskan pada eomma sekarang juga!”

“Ish, eomma. Eomma tidak tahu? Krystal kan menyukai Junho-oppa secara sepihak.” Jelas Sulli tanpa dosa. Krystal hanya dapat diam dengan wajah merona malu-malu. Sulli sudah membeberkan rahasianya, artinya tak ada gunanya kalau ia menyanggah, toh Sulli memang dikenal sebagai anak gadis yang jujur di grup f(x).

“Hah, really?” Tanya Amber yang sepertinya masih tak percaya. Sama dengan Victoria dan Luna.

“Soojung kau benar menyukai si sexybutt itu?” Giliran si Luna yang mengintrogasi Krystal. Si gadis bermarga Jung hanya bisa menundukkan wajahnya一malu.

“Tentu saja. Setahun yang lalu ia sangat senang ketika Junho-oppa mentexting-nya.” Celetuk Sulli sambil tersenyum puas.

“Apa? Junho mentexting-nya? Bagaimana aku bisa tidak tahu itu?” Amber menggelengkan kepala sementara kedua matanya masih membulat sempurna.

“Aku eomma gagal.” Gumam Victoria.

“Choi Sulli hentikan!” Teriak Krystal tiba-tiba. Ia berlari mengejar Sulli sementara sang obyek berlari menghindari Krystal. Jadilah mereka bermain kejar-kejaran ala Tom and Jerry di dalam ruangan latihan tersebut. Yah, walau akhirnya Sulli tertangkap dan Krystal berhasil menjitak kepala besar itu berkali-kali hingga puas.

“Aku rasa itu benar.” Gumam Amber lalu terduduk di lantai.

“Menurutku juga begitu.” Luna terhuyung dan akhirnya tergeletak di lantai.

“Junho dan Krystal.” Victoria memainkan ponsel di tangannya. “Hng, aku rasa aku harus menelpon Nichkhun sekarang.”

 

***

Remember me~

Gadis itu mengambil ponsel yang berada di saku denim shorts-nya. Ia mendekatkan ponselnya pada telinga sebelah kirinya.

“Yea, managereonni?”

Krystal berjalan menuju cermin yang berada di pojok ruang kamarnya. Ia melihat bayangan dirinya yang kini telah cantik jelita. Dilenggak-lenggokkannya badan slim miliknya, ia takut pakaian yang ia kenakan tidak cocok untuknya.

“Hm, aku sedang bersiap-siap ke kantor JYP sekarang.” Ujarnya sambil mengangguk.

Mungkin banyak yang berpikiran aneh tentang Krystal yang pergi ke JYP, padahal agensinya SM Entertainment. Well, hari ini adalah tanggal dimana ia ada event rekaman dengan 2PM. Pihak boy grup itu menginginkan Krystal berkolaborasi dengan mereka dalam lagu comeback 2PM tahun ini一kalau tidak salah namanya Hands Up.

Ekspresi Krystal mendadak mengeras. “Tapi kenapa? Bukannya pihak JYP dan SM sudah deal atas masalah ini?” Tanyanya via telepon. Mungkin ada suatu hal yang tidak sesuai dengan rencana Krystal kali ini.

“Lalu bagaimana dengan 2PM sendiri?” Tanya Krystal lagi. Ia menggigit jari kelingkingnya khawatir.

“Ah, ne. Annyeong!”

KLIK!

Krystal berjalan dengan lunglai dan merebahkan badannya pada ranjang king size miliknya.

“Andaikan aku lebih dewasa satu tahun, pasti aku tak akan mengacaukan janjiku dengan 2PM-oppadeul…” Batinnya sambil menutup kedua matanya. Sedih? Tentu saja. Kecewa? Pasti. Apalagi manager-nya baru memberi tahu pembatalan ini hari ini一hari janjian rekaman dengan boy grup dari JYP tersebut. “Aiish, andai ini semua tidak dibatalkan kan aku bisa bertemu dengan Junho-oppa…”

‘Setelah setahun lama tidak bertemu…’ Ucapnya dalam hati.

***

Hot summer ah hot hot summer~”

I feel it in the air~”

Hot hot hot hot summer~ hot hot hot hot summer~”

Sekelompok girl group dengan lima personil mengakhiri performance mereka dengan membawakan lagu hits kedua miliknya一Hot Summer一yang merupakan daur ulang.

Mereka menundukkan kepala mereka kepada audien. Kesopanan memang harus diutamakan, benar?

Selesai perform kelimanya digiring menuju dressing room milik salah satu acara musik terbesar di Korea一Music Bank. Krystal一si magnae dari f(x)一tertinggal dari member lain yang berjalan lebih cepat, sehingga ia berjalan di lorong tempat keluar-masuknya artis perform sendirian.

Krystal memasukkan kedua tangannya ke dalam saku rok merah polkadot yang ia kenakan. Ia menyusuri lorong yang tidak terlalu gelap itu sambil menundukkan kepala一rasanya ia malas untuk bertegur sapa, jikalau nanti ia bertemu dengan artis lain.

Tiba di dressing room, Krystal dapat kembali melihat para eonni dengan aktivitasnya masing-masing.

“Ayo, Ssul.” Jemari Luna menarik jemari Sulli. Si empunya menyambutnya dengan eye smile khas giant baby.

“Dasar eonni genit!” Ejek Sulli. Tapi Luna tidak mempedulikan perkataan Sulli. Biar saja ia dibilang genit. Keduanya berjalan menuju pintu keluar dressing room, ditambah Victoria yang mengekor di belakang mereka.

“EONNI! AKU BARU SAJA MASUK KALIAN KELUAR! MENYEBALKAN!” Teriak Krystal menggelegar. Ketiganya一minus Amber yang sedang asyik mendengarkan lagu lewat mp3一menoleh pada si magnae.

“Apa yang kau bicarakan? Aku harus keluar karena dipanggil manager.” Ujar Victoria dengan wajah polos tak berdosa.

“Ayolah Kry! Kami hanya ingin tahu siapa pemilik dressing room di sebelah kiri kita, itu saja.” Jelas Luna sambil terkekeh genit一well, dengan ini Krystal yakin bahwa di sebelah kiri mereka adalah dressing room member boyband.

“Atau… Kau mau ikut?” Tawar Sulli dengan ekspresi wajah innocent.

Krystal mengerang putus asa. “Lakukan sesuka kalian. Setidaknya disini ada Amber-eonni.”

Victoria segera melesat tanpa sepatah katapun, berbeda dengan Sulli dan Luna yang merutuk dahulu sebelum pergi.

Krystal duduk di sebuah kursi, mengusir rasa lelahnya akibat perform. Ia menyandarkan punggungnya dengan nyaman.

“Kry, aku mau ke toilet dulu. Tolong jaga mp3-ku ya?” Pinta Amber kemudian memberikan mp3 berwarna kuningnya pada Krystal yang hanya mengangguk tanpa kata.

Sepi. Pantas saja, sebab Krystal hanya sendirian di dressing room yang lumayan luas ini. Tega sekali keempat gadis itu meninggalkannya sendiri.

Krystal meletakkan mp3 Amber ke atas meja rias ketika mendengar ketukan pintu Dressing room. Ia bangkit dan membuka pintu bercat krem tersebut.

GREK!

“Junho-oppa?” Lirih Krystal.

Krystal tak dapat menahan dadanya untuk tidak berdebar saat pemuda di hadapannya tersenyum dan mengangguk.

“Hm, haruskah aku bilang ‘Krystal-ssi?’?” Pemuda bermata sipit tertawa dengan khas. Krystal jadi malu karenanya. “Dimana yang lain?” Tanya Junho. Ia berjalan masuk ke dalam dressing room f(x) begitu dipersilahkan oleh Krystal.

“Mereka keluar, oppa.” Jawab Krystal canggung.

“Itu lebih baik.” Junho tersenyum penuh arti.

“Huh?”

“Krystal-ssi, aku kemari untuk memberikanmu ini.” Junho memberikan sebuah benda berbentuk persegi yang Krystal ketahui sebagai sebuah album. Hell yeah, itu album 2PM yang terbaru, Hands Up! “Err… Mungkin kau bertanya kenapa aku memberikan itu padamu. Itu sebagai tanda terima kasih untuk hari itu di Dream Team. Well, kata-katamu selalu aku ingat dan itu selalu menjadi motivasi tersendiri untukku. Terimakasih.”

Krystal tercengang masih dengan album Hands Up di tangan kanannya.

“Kemudian, karena kau batal kolaborasi dengan kami, aku一pribadi一ingin kau memilikinya.” Pemuda itu terkekeh lagi setelah memasang wajah seriusnya tadi. “Yasudah, aku pamit, ya?”

Baru beberapa langkah pemuda itu berjalan, Krystal menahan lengannya. “Terimakasih banyak oppa. Aku sangat senang.” Ucapnya sambil memeluk album yang diberikan Junho.

Junho tersenyum senang. “Sama-sama. Biarkan aku pergi sebelum member lain datang kemari. Have a nice day, Soojung.” Ia mengelus pucuk rambut Krystal sambil tersenyum lagi.

KRIET.

Pintu yang sebelumnya terbuka menjadi tertutup pertanda Junho telah keluar dari dressing room f(x). Krystal masih berdiri disana, berusaha menahan euforia yang meluap-luap dalam benaknya. Ia memeluk special gift yang Junho berikan dengan erat.

Terlalu banyak hal spesial baginya hari ini!

Kedatangan Junho ke dressing room-nya, album Hands Up, skinship, dan…

Jangan bilang kalian lupa Junho memanggilnya apa? Junho memanggilnya Soojung, bukan Krystal!

“Kry apa yang kau lakukan?” Amber tiba-tiba masuk ke dalam dressing room dan membuat Krystal terlonjak.

“Memangnya apa?” Balas Krystal dengan nada yang aneh一menurut Amber. Gadis tomboy itu mengambil mp3 player yang Krystal letakkan serampangan di atas meja rias lalu ia masukkan ke dalam saku celananya. Mata tajam Amber tiba-tiba tertarik untuk melihat apa yang ada dalam rengkuhan Krystal, ia mendekati si magnae dan melihatnya dari depan.

“Kau tersenyum dengan aneh dan hey! Itu album Hands Up, kan?” Pekik Amber tak percaya. “Aku tahu kau bukan tipe orang yang mau repot dengan pergi ke toko kaset. Jadi, siapa yang memberikanmu album keluaran terbaru itu?”

“Ah, a-apa maksud eonni?” Tanya Krystal yang canggung dilihat sebegitu detail oleh Amber.

GREP!

Amber merebut album Hands Up yang sebelumnya berada dalam genggaman Krystal kemudian berlari mengelilingi dressing room sementara Krystal mengejar sambil mengumpat-umpat si gadis tomboy di belakangnya.

Awalnya Amber berpikir itu pemberian dari fans, tapi bukannya aneh seorang fan f(x) memberikan Krystal album 2PM? Singkat kata, nggak nyambung lah ya? Namun teka-tekinya terjawab sudah ketika ia melihat bagian belakang dari benda segi empat tersebut.

“Terimakasih untuk saat itu, Krystal. Lee Junho.” Baca Amber dengan keras. Reflek Krystal menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan rampingnya. Ia terlalu malu untuk mendengarnya. “Aku kira beberapa bulan lalu Sulli membual, ternyata ini benar, ya? Well, five minutes ago i seen Junho was out from our dressing room. How suspicious! So, tell me what happen right now, dude.”

Krystal kebingungan untuk menjawab apa. Ia sendiri terlalu kaget untuk menerima hadiah itu dari Junho!一rasnya ia ingin berteriak pada Amber. Alhasil, ia memijit keningnya dengan gusar. “There’s nothing going on. So, please don’t ask me anything about it! And, give my album back!” Krystal merebut paksa album Hands Up tersebut dari tangan Amber. Ia membelakangi Amber dan keluar dari dressing room. Yah, walau samar-samar ia mendengar tawa Amber yang menggelengar, sih…

Well, munafik jika ia berkata bahwa ia benci hari ini一tentu saja ia sangat suka hari ini!

Ia hanya… kaget?

Today is a suprising day.” Lirih Krystal sambil tersenyum simpul.

 

 To Be Continue

8 comments on “[Chapter 2] Cool & Natural

  1. aaaaa ~ album 2PM hands up..
    akh , pasti Krystal unni kecewa berat deh gara-gara ga bisa jadi bintang MVnya..
    sulli polosnya minta dihajar -__-
    amber juga -__-
    wah , pasti wajah krystal unni udh blushing tuh waktu Sulli ngomongin rahasianya..
    kekeke~
    well , ceritanya kaya real..
    akh , saya sukaaaaaa😀
    lanjutaanyaaaaaaa unni😀

    • sebenernya bukan dijadikan untuk bintang MV, tapi pengisi suara cewe😀 karena gagal, alhasil dia direplace sama WG’s Sohee T.T
      olala~~ emang begitu si Sulli~ di epep maupun di real-nya😄
      iya, soalnya ini unni ambil dari segi ceritanya si Taecyeon pas di Strong Heart kekekke~

      • eh , ternyata itu beneran Krystal unni -hampir- sempet jadi pengisi suara cewe?
        eh , saya baru tau .___. #gaptek..
        wah , harus cepat-cepat memperdalam ilmu mengenai Krystal unni -__-
        haha , ya , namanya giant baby..
        wkwkw..

      • iya🙂
        Iya, silahkan gih~ ga ada kata terlambat untuk jadi fans, just like kata wonwon, kita ga perlu jadi fans sejak awal, tapi jadilah fans hingga akhir~ /gulp
        Iya ChoiSsul emang polosnya keterlaluan-_-

  2. Aaaiissshhh..
    Gak sabar nunggu loveline antara Junho sama Krystal, pdkt nya koq lama banget thor. Ampe 1 thn.
    Ditunggu next part nya yaa🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: