20 Komentar

[Oneshot] A Bravery to Confess This Feeling

A Bravery to Confess This Feeling

 

Author :

Choi Jinyeong.

Main Cast :

  • Oh Sehoon [Sehun] (EXO-K)

Cameos :

  • Jung Soojung [Krysal] (F(X))
  • Choi Minho (SHINEE)

Pairings :

Sehun x Krystal | Minho x Krystal | Donghae x Yoona | Broken!Minho x Yuri.

Genre :

AU | Romance | Friendship | Hurt/Comfort.

Rating :

T

Length :

Oneshot.

Disclaimer :

SMTOWN belongs to SM Entertainment. It members are GOD‘s and Themselves.

 

A/N :

Italic : Flashback.

 

***


Jauh tanpa siapapun yang menyadari, sebenarnya kami memiliki hubungan yang sangat baik.

Aku, Donghae-sunbae, dan Minho-hyung. Kami bertiga sangat dekat. Hubungan dekat itu mungkin diawali dengan kesamaan antar hal kecil yang kami miliki.

Kami sama-sama memiliki sisi manly. Sama-sama memiliki kepribadian yang lembut dan sensitif. Kami-pun memiliki kepercayaan yang sama pada ‘Love at the first sight‘.

Blitz kamera yang memekakkan mata menyambar sosok gadis yang kini sedang berdiri di depannya. Dia duduk, wajah tanpa ekspresi dengan dandanan ala fatal female membuatnya terlihat mengagumkan. Setidaknya bagi diriku sendiri.

Great job, Krystal!” Puji kameramen padanya. Tak salah aku menjadi pengagumnya, walau hanya pengagum rahasia yang tak pernah berharap ia tahu perasaanku sebenarnya. “Sehun, kemarilah. Berfotolah dengan Krystal, kalian akan menjadi couple yang suitable.”

Aigoo. Rasanya aku tak dapat membuang rasa bahagiaku ketika kameramen memerintahkanku untuk melakukan pemotretan dengan Krystal. Mau tak mau一walau akhirnya harus menahan rasa malu一aku berjalan gamang ke arah gadis yang tengah dalam posisi duduknya itu. Walau make-up tebal menutupi wajahnya, aku cukup tahu bahwa ia sangat cantik.

“Berdirilah di belakangnya dan berpeganglah pada kursi yang diduduki Krystal.” Perintah Tuan Kim yang berada di balik kamera一lagi-lagi. Aku menangguk sebagai balasannya dan segera melakukan apa yang ia titahkan.

Suara kamera terdengar. Dan… itulah awal aku berfoto dengannya. Krystal Jung.

Well done.”

Aku menghela nafas lega. Ketakutan akan wajah gugup nan freak milikku seakan menguap begitu saja.

Ngomong-ngomong… kesamaan terakhirku, Donghae-sunbae, dan Minho-hyung yang tidak akan pernah terelakkan adalah… kami memiliki wanita ideal yang mirip satu sama lain.

***

Aku duduk di kursi taman yang berada tak jauh dari gedung asrama trainee. Rasanya lelah dan penat harus mengikuti mata pelajaran popping dance, ditambah lagi tugas sekolah yang menggunung di kamar.

 

Tiba-tiba mataku tertarik pada sosok pemuda yang tak bisa mengalihkan sepasang matanya dari seorang gadis. Donghae-sunbae. Sepertinya dia sedang jatuh cinta. Ya, pada Yoona.

 

Aku sebenarnya tidak terkejut. Aku tahu hanya dengan sekali lihat kalau Donghae-sunbae menyukai gadis yang katanya paling cantik di agensi kami itu.

 

“Sehun-ah.”

 

Minho-hyung menepuk pundakku kemudian duduk di sebelah kiriku. Dengan canggung aku melihatnya.

 

“Siapa yang kau lihat?” Tanya Minho-hyung. Aku menggeleng, toh tak ada gunanya bercerita tentang aku yang tahu perasaan Donghae-sunbae pada Minho-hyung. “Itu Yul.”

 

Huh. Yul?

 

Aku melirik Donghae-sunbae yang kini sedang berbicara dengan Yoona dan Yuri di tepi koridor.

 

“Maksudmu, Yuri?” Tanyaku pada Minho-hyung. Ia mengangguk antusias.

 

“Kau tahu? Baru-baru ini aku menemukan noona yang bisa membuatku comfortable.” Cerita Minho-hyung. Aku tidak heran, karena Minho-hyung adalah noona killer. Dia lebih kenal dekat dengan sunbaenim wanita di atasnya, daripada hoobae wanita di agensi ini.

 

“Siapa?” Tanyaku yang sedikit antusias.

 

“Kwon Yuri.” Ujar Minho-hyung sambil tersenyum idiot. Sepertinya aku menemukan satu orang lagi yang sedang jatuh cinta.

***

Aku menyusuri taman yang dibatasi oleh gedung asrama di sekelilingnya.

 

“La la lala… lala la lalala.”

 

Aku tertegun begitu mendengar senandung dari seorang gadis dengan long wavy hair yang kini sedang duduk di kursi taman. Kedua telinganya ia sumpal dengan headset, sementara tangan kirinya membaca script-nya. Oh, sepertinya dia sedang berlatih. Suaranya begitu indah, apalagi ketika ia bernyanyi lagu lain dengan irama moderato.

 

Parasnya sangat mirip Im Yoon Ah. Tapi aku sadar itu bukan Yoona, karena baru saja Donghae-sunbae mengajaknya kencan. Dan suaranya… tentu saja bukan suara imut ala member SNSD. Lalu siapa dia?

 

Ia terus bernyanyi hingga selesai, tanpa menyadari bahwa aku memandangnya dari kejauhan. Aku bersembunyi dibalik beberapa tanaman tinggi yang menyamarkan keberadaanku. Suaranya benar-benar menenangkan.

 

Aku rasa kini aku percaya pada ‘Love at the first sight’.

 

***

“Mianhaeyo.”

 

Gadis itu lagi. Aku membantunya merapikan berlembar-lembar kertas yang tadi berada di pelukannya. Kami tanpa sengaja menabrak satu sama lain, karena itulah kami terjebak dalam suasana canggung ini.

 

“Ah. Gwaenchana.” Gumamku. Aku membersihkan beberapa lembar dokumen miliknya. “L… LG?” Tanyaku yang tanpa sengaja melihat logo perusahaan besar tersebut dalam dokumennya.

 

Gadis manis di hadapanku menerima dokumen dari tanganku disertai senyuman awkward. “Ya.” Ujarnya. “Grupku kebetulan mendapat tawaran iklan dari pihak LG. Kau masih trainee?”

 

Aku mengangguk. “Hum.”

 

Gadis itu tersenyum hangat. “Berjuanglah! Suatu saat kau pasti diorbitkan.” Katanya yang membuatku terperangah. Gadis itu menundukkan kepalanya sejenak lalu berlalu dari hadapanku.

 

Gadis ini sangat baik.

 

Ketika ia melangkah, tanpa sengaja aku melihat namanya yang tercantum dalam script di tangannya.

 

Jung Soojung. Itu namanya.

 

Aku menghela nafas. Masih tak bisa menyingkirkan kejadian tadi dari pikiranku. Jung Soojung. Ah! Aku rasa aku sudah gila!

 

***

Sejak saat itulah tipe idealku adalah seseorang yang baik hati. Seperti Soojung…

***

“Hyung, aku rasa aku menyukai seseorang.”

 

Minho-hyung mengernyit. Ia menutup buku tebal yang tadi ia baca dan menatapku ragu. “Siapa?”

 

Aku berpikir sejenak. Harusnya aku memang bercerita pada Minho-hyung tentang ini. “Jangan bilang siapapun.”

 

Minho-hyung tergelak dengan jari berisyarat OK padaku. “Rahasia terjamin.”

 

Aku menghela nafas sekilas. Ini pertama kalinya aku menyukai seseorang. Wajar bukan ketika aku grogi untuk menceritakan siapa yang aku sukai? “Aku baru tahu namanya… Jung Soojung.”

 

Kedua mata bulat Minho-hyung melebar. Rasa penasaran yang sepertinya tadi membuncah lenyap berganti pandangan redup. “Krystal F(x)?”

 

Aku mengangguk dengan gugup.

 

“Tenang, Sehun-ah. Aku akan membantumu.”

 

***

Aku memiliki hubungan baik dengan Minho-hyung. Sangat baik malah, bahkan hubungan kami berdua lebih akrab daripada aku dengan Donghae-sunbae.

Aku percaya pada Minho-hyung. Karena itulah aku mengira semuanya akan berjalan baik-baik saja ketika Minho-hyung menawarkan jasanya sebagai cupid. Namun sayang sekali…

Segala hal berjalan tak sesuai yang aku pikirkan. Semakin lama, bukan rasa lega yang aku dapat, melainkan nyeri di hati.

***

 

“Jinri-ah… aku sangat menyukai Minho-oppa. Sangat menyukainya.”

 

Aku hanya bisa menyengkeram dada ketika gadis yang selama ini aku suka mengakui perasaannya kepada Sulli一bandmate-nya yang satu sekolah denganku.

 

Krystal menyukai Minho-hyung… mungkin karena kedekatan mereka akhir-akhir ini. Kedekatan yang sengaja dibuat Minho-hyung untuk mendekatkan aku dengan gadis itu, namun nihil. Yang terjadi hanya kesalahpahaman.

 

Aku menyukai Krystal, sedangkan Krystal menyukai Minho-hyung. Dan… Minho-hyung menyukai Yuri.

 

Rasa sesak itu datang kembali, seakan mencekik leherku perlahan-lahan.

***

Kesempatan itu bahkan semakin memudar ketika Minho-hyung mengkhianatiku. Dia malah berpacaran dengan Krystal, tanpa memikirkan perasaanku dan Yuri-noona yang notabene kekasihnya.

***

“Maafkan aku, Sehun. Tapi, semakin aku dekat dengan Krystal aku rasa aku makin menyukainya. Aku bahkan tidak tahu sejak kapan itu terjadi.”

 

Aku hanya bisa mematung mendengar pengakuan dari Minho-hyung. Bukankah ini sama artinya dengan ia menyerah dan lebih memilih mengkhianatiku? Jujur, rasanya benar-benar menohok dada.

 

“Kau boleh memukulku, Sehun-ah.” Kata Minho-hyung sambil meringis.

 

Aku membalikkan badanku dari Minho-hyung. Aku tak bisa bicara dengannya face to face, karena rasa muak itu tiba-tiba datang setiap aku melihat wajahnya.

 

“Bagaimana dengan Yuri?” Tanyaku lemah.

 

“Aku sudah putus dengannya.” Jawab Minho-hyung. Apa-apaan ini? Bisa-bisanya dia menyakiti banyak orang sekaligus…

 

Aura hening nan canggung menyelimuti sekeliling kami berdua. Aku lebih memilih diam tanpa sudi melihat Minho-hyung secara langsung. “Ijinkan aku untuk menjaga Krystal, Sehunnie.” Pinta Minho-hyung dengan tangannya yang menyentuh bahuku.

 

“Lakukanlah.” Ujarku berat hati. “Aku hanya merasa suka sekilas pada Krystal. Cuma rasa suka sesaat.” Lanjutku kemudian melepas pegangan tangannya di bahuku, dan aku berlalu dari hadapannya.

 

Cukup sudah… harusnya Minho-hyung tahu dia telah menyakiti perasaan banyak orang.

 

Termasuk aku dan Yuri.

***

Saat itu aku bohong.

Mana mungkin perasaan yang makin lama semakin membesar ini hanya disebut ‘rasa suka sesaat’?

Kenapa aku selalu begini?

Kenapa aku rela ditindas orang lain?

Bahkan aku mengizinkan orang yang mengkhianatiku untuk mendapatkan apa yang aku inginkan…

Aku lemah. Memang.

Tapi aku tak apa selama aku masih tetap bisa melihat senyum manis itu terpancar dari wajah Krystal. Aku bahagia walau senyuman itu bukan untukku. Sungguh…

***

Aku terdiam dengan bola mata yang tetap memancarkan bayangan Krystal yang sedang bercanda dengan classmate-ku一Sulli一dan Jonghyun-hyung. Ketiganya nampak menikmati prosesi pemotretan ini.

Hatiku mencelos ketika mendapati kenyataan.

Hubunganku dan Minho-hyung menjadi renggang hanya karena seorang gadis. Gadis yang kini sedang tertawa lepas menanggapi lelucon Jonghyun-hyung.

Mungkin kedengaran konyol. Tapi itulah adanya…

Sebuah telapak tangan melambai-lambai di depan wajahku, membuyarkan lamunanku. “Kenapa, Sehun-ah?”

Aku menggeleng gugup ketika mendapati Krystal berdiri di hadapanku saat ini. “Ah, tidak.”

Sialnya Kai dan Chanyeol yang berdiri di sudut ruangan sana tertawa melihat kegugupanku. Ck, menyebalkan.

Kembali pada Krystal. Gadis itu tersenyum simpul. “Sebentar lagi giliran kita.” Ujarnya kemudian menggandeng tangan kananku. Membawa kami berdua berjalan menuju ruang pemotretan dengan latar yang berbeda dari sebelumnya.

Perlakuannya benar-benar membuat jantungku berdebar tak karuan. Rasanya aku tak sanggup menimbun perasaan ini lagi. Eottohkaeyo?

“Krystal-ssi.” Aku menahan tangannya sebelum kami tiba di ruang pemotretan. Tepatnya, kami sekarang tengah berdiri di lorong yang sepi. Hanya kami berdua.

“Ya?”

Saranghaeyo.”

Akhirnya aku berhasil mengucapkan kalimat itu. Aku tak peduli apa jawabannya. Yang aku tahu, rasa lega telah menyelimuti dadaku saat ini.

– END –

20 comments on “[Oneshot] A Bravery to Confess This Feeling

  1. Annyeong haseyo~~
    Pas baca ini agak awkward juga ya, soalnya baru aja aku baca yang One Sided Love yang ceritanya Mino (lagilagi) ninggalin Yul dan ga dicintai Krystal-.- ehh disini dia malah ngerebut Krystal. Pas baca bagian dia pacaran sama krys rasanya pengen gampar¬_¬ aaa sakitnya pas sehun bilang itu cuma cinta sesaat..

    Kasihan sehunna😦 tapi untung dia sempet confess perasaannya, dan ngga kena tampar siapasiapa walaupun sakit hatinya pasti sakit bgt. kalo ngga makin kasian kaya Minho. Ditampar dua kali.. Aduh mirisnya:|

    Kai sama Chanyeol, apa Sehun gamanggil mereka pake hyung?._. Kainya sih ngga tapi Chanyeol? /bingung

    Feel dapet, tulisan yang always rapi dan diksi yang keren~ juga keseimbangan dialog sama deskripsinya ituloooh. Aku selalu suka author yang bisa ngembangin ide dasar yang sederhana jadi wah tanpa dilebayin xD love your fics eonnie~~ fighting! O/

    • Annyeong fikha~~ eonni ga sempet liat kotak komentar, bingung juga kok komenmu masuk spam .__. untuk barusan aku cek :3
      nyahaha~~ ini abisnya tiba-tiba langsung dapet ide cerita, jadi maap kalo pasaran idenya wkwkwk😀 iya Minho ga peka kasian sehunna T.T

      Biarkan Minho ajalah yang tersiksa, kalo Sehunna tersiksa kasian dia… dia kan baru aja debut, masa langsung disiksa? Mendingan Minho yang lebih senior #apanyambunginiwoy-___-

      Nyahaha~ baru sadar aku, fik .___.

      Nyoo~ padahal aku selalu berpikir ff-ku itu lebay-_- yuppie!! Kamshahamnida, dongsaeng!!^_~

  2. huaaaaaaaaaaaaaaa so sweet banget😀

  3. Sehunaaaaaaa #megapmegap
    Kasian sehuna –‘
    Minho di ff-mu sering jadi org brengsek ya Saeng? -3-
    baguslah ini, feel dapet… Kapan ya gw bisa bikin ff? =pletak!

  4. DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOHHHHHHHHHHHHHH PENASARAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! *guling2, diusir satpam* (?)
    Bikin Sequelnya dong, sequel *toel2*
    Feelnya ngena banget, miris banget yah Sehun -__-
    Wow, aku suka banget karakter Minho disini karena aku benci Minho walaupun aku suka Minstal dan aku nge-fans sama Minho dan Krystal (?) -___-
    Yodahlah, FF ini bagus😀
    Keep Writing ^^

    • wahahah sekuel? Duh, tadinya aku mau bikin sekuel, tapi… malah fail endingnya, udah aku hapus T^T
      Itulah Sehun-goon~~ xD
      Aku juga-__- (pasang derp face) Aku ga suka Minho tbh, tapi selama dia ama Krystal mau ga mau aku suka (?)
      Oke, thanks for comments^^!

  5. Wuuuuaaaaahhh ;;) seq dong eon, pleasee,
    *buingbuingalahKai-__-‘

  6. Halo eonnie aku readers baru aduh aku baca ini sedih sama sehun oppa , eonnie kalo boleh bikin ff sad nya kaistal dong gomawo

  7. Annyeong Author~ Saya mampir lagi, kkk~
    Keren, tapi apa aku doang ya, yang ngerasa fanfic ini nge-gantung? Squel pls.. Tapi kayaknya author lagi hiatus yak😄 gak jadi deh..
    Aku sudah RCL lhoo thor~😄

    • Bukan cuma kamu yang menganggap begitu kok, tapi ya gitulah aku lagi hiatus dan ga memungkinkan buat nulis. Tapi selepas keluar dari ‘penjara’ ini insyaallah bakal kambek soalnya ada banyak project yang belum tak selesaikan :v

  8. AKU SUKA SESTAAAAAAL!!!!.EONNI BANYAKIN FF SESTAL NE^^

  9. suka suka😄 , keep writing chingu😉 , sestal lagi peliss

  10. Huaa.. keren thor. Aku suka T.O.P. Aku kasih author 100 jempol #minjam jempol orang sekampung,hehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: